Q merindukan kaLian teman, kaLian
memang tak akan peRnah bisa tergantikan..
seLalu ada
dalam sanubari, berharap waktu tak akan pernah berlalu sepeRti kata mas
bondan,,,
andai waktu kan
terulang kembaLi, Q ingin
menikmati dan habiskan sisa waktu yang sekejap daLam kebersamaan yang lebih daLam,,
kalian telah mengajarkanQ arti kehidupan, persahabatan bahkan cinta ,,,



terima kasih
kawan teLah hadiR mempeRsembahkan
sesuaTu yang beLum peRnah aQ rasakan
mengukir kisah dan
merajut kasih dalam memori
kehidupan yang hanya datang sekali
aQ bersyukur
pernah mengenaL kalian,,,
saLing menghapus aiR mata, memberikan setiap detiknya dengan senyuman
kaLian
begitu berharga daLam hidupQ temand,,,
tetapLah jabat tanganQ , rangkuL aQ daLam
segaLa ceRita yang peRnah
menghiasi hidup,,,
peRnah Q berharap ini hanya sebatas
mimpi, namun disaat Q terbangun ternyata ini memanglah nyata
telah teRukiR
suaTu ceRita abadi yang
nyata, teRajud daLam kebersamaan, menorehkan tinta sejaRah yang tak teRniLai harganya,,,,
yang tak akan sedikiT pun dapat terhapuskan dalam ingatan,,,
meninggalkan sekelumit kisah tinggalkan berjuta kenangan mendaLam,,,

memberikan segenap goresan terindah sebagai kenangan akhir dalam sejarah yang kau ukiR
untuk dikenang,,,
Q hanya bisa berhaRap semoga kita bisa
beRtemu suatu hari nanti,,,
Kadang Q teRsenyum
sendiRi teringaT s’gaLa ceRita bersama kaLian
teRingat akan
segaLa ta’zir, berlarian2 tiap pagi hanya menghindaRi gerbang kokoh kan
kan s’Lalu siaga tertutup dikaLa menunggu antrian mandi ,,,
dijewer, di cubit, disabet
kopyah, dimarahi, bahkan saat dimana kita teRlelap
di atas sebongkah kayu kecil, penyangga diRi,,,,
Kita Selamanya
Eiyo. . . . it’s not the end, it’s just beginning
Ok detak detik tirai mulai menutup panggung
Tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
Lembaran kertas barupun terbuka
Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
Kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
Pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
Masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
Memori crita cinta aku, dia dan kamu
Saat dia (dia) dia masuki alam pikiran
Ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
Cinta masa sekolah yang pernah terjadi
That was the moment a part of sweet memory
Kita membumi, melangkah berdua
Kita ciptakan hangat sebuah cerita
Mulai dewasa, cemburu dan bungah
Finally now, its our time to make a history
Reff:
Bergegaslah kawan tuk sambut masa depan
Tetap berpegang tangan, saling berpelukan
Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan
Kenanglah sahabat kita untuk slamanya,,,
Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
Satu cerita teringat didalam hati
Karena kau berharga dalam hidupku, teman
Untuk satu pijakan menuju masa depan
Saat duka bersama, tawa bersama
Berpacu dalam prestasi (huh) hal yang biasa
Satu persatu memori terekam
Di dalam api semangat yang tak mudah padam
Ku yakin kau pasti sama dengan diriku
Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
Kawan kau tahu, kawan kau tahu kan?
Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan